Simpeljek Pasang Iklan di Batang Pohon, Satpol PP Tolitoli : Segera Kita Bongkar

KBRN-Tolitoli; Salah satu usaha transportasi online yakni Simpeljek terlihat memasang iklan di batang pohon pinggir Jalan Magamu dan Jalan R.A. Kartini, Kabupaten Tolitoli, Rabu (12/5/2021).

Sesuai aturan tertulis dalam pasal 12 ayat 5 Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Kebersihan, Keindahan Ketertiban Kota Dan Desa Di Kabupaten Tolitoli ditegaskan untuk tidak sembarang memanfaatkan pohon-pohon tanaman penghijnauan / pelindung yang di pingir-pingir jalan, di taman-taman maupun di jalur penghijauan lainnya, untuk sebagai tempat pemasangan / pemajangan dengan bentuk apapun, maupun merubah bentuk warna, yang maksudnya dengan mengecet-mengecet pohon tanpa seizin Pemerintah Daerah. 

Menanggapi hal itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tolitoli, Samsuh M. Saleh,M.Si, menegaskan, pihaknya tidak akan membiarkan oknum nakal yang memasang iklan sembarangan. Ia pun berjanji menindaklanjuti masalah itu.

“Kita tindaklanjuti ini. Semua iklan yang terpasang di pohon akan kita bongkar. Kami akan bersihkan semua yang di pohon,” tegas Samsuh, sapaan akrabnya.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat dapat menjaga ketertiban dan keamanan Kabupaten Tolitoli.

“Makasih atas masukannya. Kita tindak tegas. Untuk masyarakat, mari kita jaga ketertiban dan keamanan Kabupaten Tolitoli,” tutup Samsuh.

Sementara itu salah seorang Pecinta Lingkungan, Idham Dahlan, mengaku kesal dengan ulah oknum yang memasang iklan serampangan seperti di pohon.

“Seenaknya saja pasang iklan di pohon. Padahal Pemerintah Kabupaten Tolitoli sudah menyediakan papan reklame untuk dipasang iklan. Tapi ada juga oknum yang pasang di pohon. Mungkin mau irit dana kali ya,” katanya.

Idham menambahkan, selain merusak pohon, pemasangan iklan secara sembarangan juga bisa membahayakan pengguna jalan.

“Ini menggangu estetika kota ya. Pohon inikan makhluk hidup, kasihan dijadikan tempat pajang iklan. Bisa bahaya juga bagi pengguna jalan. Tolong ditindaklanjuti,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan, sepanjang jalan protokol di Kaabupaten Tolitoli masih banyak ditemukan iklan rontek yang dipasang dengan cara dipaku di pohon rindang. Cara lain yang digunakan seperti mengikat dengan kawat.

Selain menggangu estetika, cara tersebut juga dapat merusak pohon serta membahayakan pengendara jalan yang melintas.

 

Sumber : rri.co.id